Pendakian Ke Puncak Gunung Gede, TNGGP

Pendakian Ke Puncak Gunung Gede, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango (TNGGP)

253741_1829935864261_1116288426_31832068_8276458_n

Hari jumat tanggal 4 november 2011 saya dengan organisasi pramuka pencinta alam Saka Wana Bakti Kota Bekasi melakukan perjalanan Ekspedisi Wajib ke Taman Nasional Gunung Gede Pangrango. Kita melakukan Ekspedisi Wajib selama 3 hari di sana, yaitu hari jumat,sabtu dan minggu tanggal 4,5,6 november 2013. Sedikit info tentang gunung gede, Gunung Gede merupakan sebuah gunung yang berada di Pulau Jawa, Sukabumi, Indonesia. Gunung gede berada di ruang lingkup Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, yang merupakan salah satu dari lima taman nasional yang pertama kali diumumkan di Indonesia pada tahun 1980. Gunung Gede di selimuti oleh hutan pegunungan, yang mencakup zona – zona submontana, montana, hingga ke subalpin di sekitar puncaknya. Hutan pegunungan di kawasan ini merupakan salah satu yang paling kaya jenis flora di Indonesia, bahkan di Malaysia. Perjalanan kami mulai pada malam hari setelah waktu isya, kami mengambil kaki gunung putri sebagai tempat start kami untuk melakukan pendakian. Sebelum melakukan pendakian tiba – tiba hujan turun dengan deras ,karena hujan kami memutuskan untuk menunda pendakian selama beberapa jam. Setelah satu jam, tepat nya pukul 20.00 WIB hujan sudah mulai mereda. Kami memutuskan untuk memulai pendakian dengan tujuan kami bisa sampai puncak gunung putri pada matahari terbit, tapi sebelumnya kami melindungi tubuh dan tas kami dengan poncol atau jas hujan. Pendakian pun dimulai, kami membentuk satu baris memanjang ke belakang agar tidak ada yang terpisah selama pendakian. Baru seperampat perjalanan kami melakukan kesalahan ,selama pendakian kami terlalu berisik dan sedikit berteriak – teriak untuk memberi kode. Akibatnya, kami pun dibuat tersesat oleh penghuni gunung putri. Itulah salah satu mitos di gunung, jika kamu berisik atau membuat gaduh selama pendakian, gunung akan membuat kalian tersesat selama pendakian. Setelah itu kami memutuskan untuk berkumpul untuk membaca doa agar pendakian kami dapat berjalan seperti semula. Setelah berdoa kami pun memulai pendakian kembali dan alhamdulilah kami pun tidak tersesat lagi. Pada matahari terbit pukul 05.30 WIB hari sabtu tanggal 5 november, kami pun sampai di puncak gunung putri. Disana terdapat padang edelwais atau pendaki sering meyebutnya bungan abadi yaitu salah satu bunga yang hanya bisa tumbuh di gunung. Kami pun beristirahat untuk beberapa jam, menyiapkan tenaga kembali untuk mencapai tujuan kita yaitu puncak gunung gede. Kami beristirahat selama sembilan puluh menit, setelah itu kami melakukan pendakian kembali. Tepat nya pada pukul 06.30 WIB kami memulai start ke puncak gunung gede. Selama pendakian kami berjalan dengan tenang, posisi kami tetap berbaris memanjang ke belakang dan tentu saja kesalahan pendakian di gunung putri tidak kami ulangi. Pendakian berjalan lancar tetapi track atau rute pendakian di gunung gede lebih berat dari pada di gunung putri. Track pendakian gunung gede terdiri dari batu – batu besar sehingga memaksa kami mengeluarkan tenaga lebih banyak untuk dapat melewati itu. Selama pendakian kami melaksanakan misi yaitu memungut sampah yang kita temui selama pendakian. Saya dan anggota Saka Wana Bakti lainnya memegang satu trash bag untuk mengumpulkan sampah – sampah yang ada di rute pendakian gunung gede. Tentu saja kami anggota Saka Wana Bakti adalah organisasi pecinta alam pramuka jadi sudah tugas kami melakukan pembersihan di gunung selama pendakian. 8 jam sudah kami melakukan pendakian ,tenaga saya pun sudah mulai terkuras dan kami sudah melakukan 4 kali pemberhentian untuk istirahat sejenak. Dan akhirnya saya pun sampai di puncak gunung gede pada pukul 14.30 WIB. Cuaca di puncak gunung gede sedang adem berawan dan saya baru tau bahwa puncak gunung gede adalah tempat kecil memanjang seperti tubuh naga yang di pinggir nya terdapat jurang yang di selimuti awan sehingga saya tidak bisa melihat dasar dari jurang tersebut.

Itulah pengalaman saya melakukan pendakian ke Gunung Gede, disana terdapat banyak hal yang belum pernah saya temui seperti bunga edelwais dan jenis flora lainnya yang hanya terdapat di gunung. Serta jurang yang tidak bisa saya lihat dasarnya karena tertutup oleh awan. Dan itulah juga pengalaman
pertama saya berada di atas puncak gunung atas awan. Kenikmatan yang saya dapat setelah sampai puncak adalah saya dapat melihat ciptaan – ciptaan tuhan yang belum pernah saya dapatkan dan itulah kebesaran tuhan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s